Posted in @Sophy119, My Post

Surat Untuk Tuhan

Bandar Lampung,  01 Januari 2016

Perihal  :  Tuntutan Keadilan Murni

Kepada :
Yth. TUHAN sang Pencipta Alam Semesta
Di Tempat.

Dengan Hormat,
Berkenaan dengan semakin bertambahnya usia saya dan semakin berkurangnya masa saya hidup di dunia ini, karena sudah suatu keniscayaan untuk semua mahkluk yang pernah melewati pintu lahir, pasti akan melewati juga pintu mati yang nantinya akan lahir kembali di kehidupan yang selanjutnya. Dan bisa dikatakan semakin lama kita hidup terhitung dari saat kita melewati pintu lahir semakin dekat juga kita dengan pintu kematian itu sendiri dan akan melewati pintu lahir kembali dan memasuki hidup kembali.
Dikarenakan hipotesis yang telah banyak dipercaya oleh makhluk yang berjenis manusia dimana saya merupakan salah satunya, saya sebagai manusia yang merendahkan diri kepada Sang Penciptanya (jika memang ada) mengajukan surat “Tuntutan Keadilan Murni”  yang berisi :
1. Jika memang benar Engkau, Tuhan yang dielukan sebagai Sang Pencipta Alam Semesta itu ada dan Engkau mempunyai hari, yang hari itu dinamakan hari pengadilan sebagaimana yang telah termaktub dalam semua hipotesis yang diberikan oleh ajaran agama. Sudah semestinya Keadilan yang akan dijalankan tidak mengenal konsep kenal ringan dimana konsep itu akan lebih menitik berat sebelahkan seseorang dengan dasar pengenalan atas keadilan yang diberikan.
2. Memberikan keadilan dengan seadil-adilnya dengan tidak menggunakan konsep subjektifitas, karena akal dan budi saya mengidealkan bahwa keadilan itu bersifat objektif dengan tidak memandang ciri aksidental tetapi lebih melihat ciri esensial yang dilakukan oleh subjek yang akan diadili.

Demikian surat Tuntutan Keadilan Murni ini saya sampaikan atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih dan semoga bisa menjadi bahan pertimbangan untuk kebijaksanaan Tuhan sekalian. Dan atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih dan atas kata yang kurang berkenan saya ucapkan mohon maaf sebesar-besarnya.

image

Advertisements

Author:

Think Clearly, Create Freely, Love Deeply

3 thoughts on “Surat Untuk Tuhan

  1. keadilan yang objektif tidak semata-mata ditentukan dengan pola objektifitas namun juga subjektifitas. manusia adalah makhluk individu yang mana pertanggung jawaban dirinya bergantung pada dirinys sendiri. beda halnya dengan manusia bertanggung jawab atas kelompok, itu dapat disamaratakan. karena keadilan agama bicara mengenai konsep kausalitas dan karena itu segala orang yang mampu berpikir rasional harus mempertanggungjawabkannya. hal ini yang menekankan bahwa seseorang beragama itu bukan karena aksidental semata tapi karena pikiran dan kehendak nya. mungkin saya terlalu lancang berpikir seperti ini, tapi saya berasumsi bahwa.. pembunuh itu tidak sama dengan orang yg tidak membunuh, tidak taat dengan taat, menerima kebenaran dengan menolak kebenaran dan percaya pada Tuhan dengan tidak percaya pada Tuhan dsb untuk hal-hal penghakiman kelak yang diimani oleh umat muslim.

    Like

  2. keadilan yang objektif tidak semata-mata ditentukan dengan pola objektifitas namun juga subjektifitas. manusia adalah makhluk individu yang mana pertanggung jawaban dirinya bergantung pada dirinys sendiri. beda halnya dengan manusia bertanggung jawab atas kelompok, itu dapat disamaratakan. karena keadilan agama bicara mengenai konsep kausalitas dan karena itu segala orang yang mampu berpikir rasional harus mempertanggungjawabkannya. hal ini yang menekankan bahwa seseorang beragama itu bukan karena aksidental semata tapi karena pikiran dan kehendak nya. mungkin saya terlalu lancang berpikir seperti ini, tapi saya berasumsi bahwa. pembunuh itu tidak sama dengan orang yg tidak membunuh, tidak taat dengan taat, menerima kebenaran dengan menolak kebenaran dan percaya pada Tuhan dengan tidak percaya pada Tuhan dsb untuk hal-hal penghakiman kelak yang diimani oleh umat muslim.

    Like

Komentari

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s