Posted in @Sophy119, My Post, My Story

Pengantar Kisah Cinta

love-story hd wallpapers

      Selamat pagi sobat, di pagi yang cerah ini saya mendapatkan sebuah ide bahasan yang tiba-tiba muncul di kepala saya ketika baru saja saya membuka mata. Ya kisah cinta. Siapa yang tidak memiliki kisah cinta dalam hidupnya.? Saya rasa tidak ada orang didunia ini melewati kehidupannya tanpa memiliki kisah cintanya sendiri.

     Baik cinta kepada keluarga, ataupun cinta kepada lawan jenis kita masing-masing, jika saya laki-laki maka saya pasti pernah memiliki rasa cinta kepada perempuan, dan jika saya perempuan maka saya juga pasti pernah memiliki rasa cinta kepada laki-laki. Tapi bagaimana realitanya bahwa ada juga anomali cinta yang cinta tersebut malah tertuju kepada sesama jenis kita, laki-laki memiliki perasaan cinta kepada laki-laki, pun demikian perempuan memiliki rasa cinta kepada perempuan juga. Apakah juga itu yang namanya cinta,? Atau suatu keadaan anomali yang terjadi pada rasa cinta itu sendiri.?

     Tapi untuk tulisan saya yang ini, saya tidak akan membahas anomali yang terjadi pada rasa cinta. Disini seperti yang sudah saya singgung dimuka, saya juga memiliki kisah cinta yang yaah bisa dimulai dari saat saya masih putih merah atau ketika saya masih menduduki kursi Sekolah Dasar, berlanjut saat berseragam putih biru atau ketika saya masih menduduki kursi Sekolah Menengah Pertama, berlanjut lagi ke masa paling indah kalo kata orang-orang mah, yah masa-masa putih abu-abu atau masa-masa Sekolah Menengah Atas. Dan pada akhirnya adalah masa di perkuliahan yang saat ini saya alami juga.

      Sampai saat ini saya belum bisa membedakan apa itu yang namanya rasa suka, sayang dan, cinta,! Mungkin keempatnya itu saya yaitu suatu perasaan yang kita rasa disaat kita melihat, atau bertemu dengan seseorang yang memberikan kesan berbeda dengan orang-orang disekeliling kita, tapi untuk urutan ketiganya juga menurut saya seperti itulah jika diukur dari yang kecil besarnya perasaan itu sendiri. Dari suka, menjadi sayang dan hingga sampai ke cinta.

      Saya mengambil konklusi urutan diatas tidak serta merta begitu saja, tetapi ada sedikit yang mendasari saya untuk menarik konklusi tersebut. Yang pertama adalah penggunaan kata sehari-hari yang sudah biasa kita ketahui dan gunakan. Yah seperti kata suka, kita menggunakannya saat kita memiliki kesan yang berbeda pada tingkatan awal, dan itu rata-rata hanya terjadi beberapa saat dan akan cepat berlalu, toh kadar kesan itu sendiri tidak memiliki makna yang mendalam.

     Tetapi saat kita melangkah ke kesan kedua yaitu sayang, kesan tersebut memiliki makna yang mendalam, jika dibandingkan dengan kesan rasa suka. Coba bandingkan, apakah orang tua kita itu suka atau sayang dengan kita.? Dan coba bandingkan juga saat dirimu mengungkapkan perasaan ataupun dirimu pernah mendapati seseorang yang mengungkapkan perasaannya kepadamu, bandingkan jika ia suka kepadamu dengan jika ia sayang kepadamu,? Manakah kesan yang lebih memiliki makna yang mendalam,?

     Dan untuk kesan terakhir, yaitu cinta. Mengapa saya meletakkannya diurutan paling tinggi diantara kedua kesan yang telah disebutkan diatas,? Karena manusia memakai kata Cinta untuk memanifestasikan kesan yang istimewa kepada sang Transendental yang diyakini sebagai sang Pencipta dan sekaligus tempat bergantungnya segala pengharapan yang dimiliki oleh manusia. Ya Tuhan, manusia memakai kata cinta untuk penggunaan kesan terhadap Tuhan yang mereka percayai. Dan mungkin itu adalah salah satu dasar saya mengapa saya menarik konklusi tersebut diatas.

     FM, NS, MF, J, DK, EM, DT, SW, AC. Itu adalah inisial dari perempuan-perempuan yang pernah memberikan kesan yang sangat spesial itu. Tentunya kesan yang paling spesial yang pernah saya miliki diantara perempuan-perempuan yang pernah saya punya. Dari kisah cinta saya yang akan saya ceritakan pada tulisan saya dimulai dari kisah klasik saya sampai dengan kisah kontemporer yang sedang saya alami saat ini. Dan ini adalah sebagai pengantar dari tulisan kisah cinta saya yang akan saya bagikan kepada kalian pembaca setia blog “Sophy119”. Tunggu kisah pertamanya di tulisan berikutnya. Hehe

Salam Damai

Advertisements

Author:

Think Clearly, Create Freely, Love Deeply

Komentari

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s