Posted in My Post, Sajak ku

AKU

​Kini aku sedang duduk

Duduk memandang buku yang masih polos ini

Tangan kananku pun sedang memegang pena

Pena yang sedari tadi diam tak bergerak
Aku sedang menanti

Menanti sebuah aktifitas mental di otakku

Pertanyaan yang selalu mengusik

Akan menulis apa aku malam ini
Lama ku terdiam

Hanya suara hembusan nafasku yang terdengar

Juga detik jam analogku di tangan kiriku

Mataku masih menatap buku ini
Detik demi detik telah lewat

Tak terasa kumpulan detik menjadi menit

Hingga menitpun berganti jam

Dua jam aku berada dikeadaan seperti ini
Ku coba menggoreskan pena ini ke buku

AKU

Itu kata yang pertama ku tulis

Sejak dua jam berlalu ini
Ku garuk garuk kepala ku

Sembari membenarkan posisi dudukku

Memejamkan mata sambil menarik nafas panjang

Kuhembuskan perlahan dan ku ulangi tiga kali
Aku pun berdiri

Melompat lompat tak berarti

Sembari berharap ada ide yang hinggap di kepala

Sampai lelah aku pun belum menangkap ide itu
Kembali keheningan masuk di kamar ini

Sambil menggelengkan kepala

Belum ada aktifitas mental yang kurasa

Dan saat ini juga aku memutuskan

Untuk tak melanjutkan tulisan ini
Hanya satu kata yang ku hasilkan

Selama dua jam aku disini

Dan itu adalah kata pertama dan terakhir

AKU

Advertisements

Author:

Think Clearly, Create Freely, Love Deeply

6 thoughts on “AKU

  1. Wah pak sepertinya bapak galau deh, toh bukti nya memikirkan kemunculan sebuah ide sedangkan ide datang dengan sendiri nya saat bapak mulai menggoreskan pena, dengan goresan goresan tersebut menghasilkan ide yang begitu luar biasa

    Like

Komentari

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s