Posted in @Sophy119, Sajak ku

Sebuah Tulisan 

Oleh : Arief Sofyan 



Semacam gejolak yang timbul dari sebuah rangsangan

Rangsangan luar realita atau dalam perenungan 

Dari gejolak itu lahirlah sebuah ekspresi 

Sebagai apresiasi dari lukisan yang tak terlukiskan


Lukisan itu pun bersimponi dengan tari

Meninggalkan tanda jejak yang abadi

Dalam polosnya bidang putih nan bersih

Tersirat sebuah upaya yang letih nan jerih 


Jejak itu terawetkan tanpa formalin

Sebuah keajaiban kecil nan akbar yang tak dibikin – bikin

Bak sebuah keniscayaan yang masih bisa mengganggu pikiran 

Walau kita terlampau sering melakukan 


Pernahkah kau mendengar suara yang tak berbunyi? 

Yang terdengar begitu kencang di telinga kita! 

Suara tanpa bunyi itu adalah kata

Yang terhimpun dalam tulisan ini. 


Ini adalah tentang sebuah tulisan 

Yang lahir dari sebuah curahan pikiran

Atau kadang ungkapan perasaan 

Dari seorang yang merasakan kegelisahan 


Kegelisahan datang dari dua pintu

Rangsangan realita atau sebuah perenungan 

Dan aku baru menemukan pintu yang yang ketiga

Yaitu saat dua pintu itu tertutup, tanpa bisa terbuka


Kegelisahan dalam ke tak gelisahan 

Itu adalah pintu ketiga dalam kegelisahan 

Pernah kah kau mengalami hal ini? 

Sungguh ini benar-benar aku alami


Tulisan ini lah yang menjadi saksi 

Bahwa aku telah lama berdiri 

Di depan pintu yang baru aku temukan

Dan kini,  coba ku lukiskan kepada kalian


Tulisan ini bukanlah sebuah kegelisahan biasa

Tapi adalah kegelisahan yang luar biasa 

Seperti yang coba aku katakan 

Kegelisahan dalam ke tak gelisahan


Ntah bagaimana lagi aku bisa mengatakannya 

Dengan suara ku yang tanpa kata

Juga dengan kata ku yang tanpa suara


Tulisan inilah yang akan menyampaikan 

Sebuah niatan yang sukar dikerjakan 

Dengan, 

Bersuara tanpa kata

Berkata tanpa suara 


Bandar Lampung, 21 Februari 2017

Advertisements
Posted in @Sophy119, Sajak ku

Perjuangan Belum Selesai 

Oleh :
Arief Sofyan 

Belum waktunya untuk purna
Dalam usia yang masih muda
Untuk aktif dalam rencana
Perbaikan dinamika dalam dunia 

Kematian dini tak bisa dibenarkan
Kematian dalam arti pengabaian
Pergerakan haruslah selalu dicanangkan
Untuk menuju dalam kesentosaan 

Pemuda yang telah hilang acuhnya 
Pada sebuah negri yang melahirkan nya
Jangan kan untuk menjadi penyuluh dunia
Dengan negrinya saja tak pernah peka

Perjuangan belum selesai

Untuk selalu menjadi aktivis 
Dalam menanam bibit kritis
Kepada para martir peradaban
Yang kelak melanjutkan masa depan

Kata kritis memang punya makna yang ambigu 
Bukan mendefinisikan sebuah keadaan pra kematian
Tapi yang menyatakan sikap terhadap segala realita yang ada
Jadi, jangan cepat menyalah pahaminya

Perjuangan belum selesai 

Walau aku tegak sendirian
Aku akan tegar menghadapi keadaan 
Seperti halnya kataku dahulu
Sendiri bukanlah sebuah halangan, untuk menyampaikan kebenaran

Perjuangan belum selesai 

Walau mereka tegak bersama
Aku tak akan gentar akan nya
Seperti halnya kataku dahulu
Bersama bukanlah pembenaran dari kebiadaban

Perjuangan bukanlah soal hasil
Tapi lebih ke sebuah proses yang rill 
Bukan untuk masa yang kita jalani kini
Tapi untuk anak cucu kita nanti

Perjuangan juga merupakan sebuah amanah
Titipan generasi dulu dalam mengukir sejarah
Jangan pernah kita merasa santai
Karena perjuangan belum selesai

Bandar Lampung, 19 Februari 2017