Posted in @Sophy119, My Post, Puisi, Sajak ku

Merelakan Mu

Oleh : Arief Sofyan

Apa sudah tidak ada lagi secercah harapan?
Yang bisa kau berikan kepada ku duhai kekasih pujaan!
Walau aku ingin sekali bersamamu duhai kasih
Keinginan itu yang sekarang membuatku semakin perih

Sebuah keputusan besar sudah kau ambil
Yang kini tinggallah aku sendiri menggigil
Ditengah kesepian yang menemani diri
Tidak ada kehangatan yang dapat ku rasa kini

Meninggalkanku adalah jalan yang kau pilih
Bersamanya menghabiskan masa yang akan datang
Tidak kah kau sedikit mendengar suara lirih
Di dalam jiwaku yang malang

Walau aku sangat mencintaimu
Mungkin sudah saatnya aku merelakanmu
Untuk bahagia bersama dengan dirinya
Tanpa ada aku diantara kalian berdua

Bukan untuk meninggalkanmu
Bukan pula untuk menghapus cintaku
Apalagi untuk hapus kenangan di antara kita
Tapi untuk memastikan, bahwa aku menghargai dia

Dia, bahu sandaranmu saat kau dalam kelelahan
Dia, penghapus air matamu saat kau bersedih
Dia, pelingdungmu saat kau perlukan
Dia, sang nahkoda bahtera rumah tangga mu

Kini,
Kerelaan ku lah yang membuatku tetap kuat
Cinta tulus ku lah yang membuatku tetap tegar
Menyerahkan semuanya kepada sang Kuasa

Kututup catatan cinta ku untuk mu
Ku simpan rapi dalam memoriku
Aku harus tetap melanjutkan hidupku
Karena aku telah merelakanmu

Bandar Lampung (27 Maret 2017)

Advertisements

Author:

Think Clearly, Create Freely, Love Deeply

Komentari

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s